@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Wednesday, January 20, 2016

BABINSA KODIM 0726/SKH MENDAPAT PELATIHAN PENGGUNAAN ALSINTAN DARI KEMENTAN



Rabu (20/01)  Dalam rangka mendukung program pemerintah RI tentang peningkatan swasembada pangan Nasional Babinsa Jajaran Kodim 0726/Sukoharjo mendapat pelatihan cara mengoperasionalkan Alsintan  Indo Jarwo Transplanter (Mesin Tanam Padi) yang dipimpin langsung oleh Danramil 07/Gatak Kapten Inf Senen.   Pelatihan yang dilaksanakan di lahan pertanian Ds. Kagokan Kec. Gatak yang dipandu oleh Petugas dari Kementerian Pertanian Bp. Aji Parikesit bersama asistennya. Bp. Fredy.




Aji Parikesit yang jabatannya dalam Kementan sebagai staf dalam bidang Peralatan dan mesin-mesin pertanian menjelaskan secara rinci kepada para Babinsa tentang kegunaan dan fungsi tombol maupun tuas yang ada dalam alsintan Indo Jarwo Transplanter termasuk didalamnya tentang cara pengisian bahan bakar dan Oli.  Disamping menjelaskan dalam bentuk teori Bp. Aji Parikesit yang didampingi Asistennya Bp. Fredy juga ikut terjun ke lahan pertanian untuk mempraktekan Alsintan tersebut yang diikuti oleh satu persatu para Babinsa untuk mengoperasionalkan. 
Para Babinsa  mengikuti dengan seksama cara kerja dan cara mengoperasionalkan Alsintan tersebut serta mengajukan beberapa pertanyaan yang sekiranya belum bisa dipahami termasuk didalamnya tata cara perawatan dan pemeliharaan, sehingga  dikemudian hari dapat mengoperasionalkan alsintan dengan sendirinya tanpa ada pendamping maupun tehnisi yang mengawasi.


Kapten Inf Senen yang juga mewakili Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Riyanto, S.I.P dalam keterangan pada saat mengambil apel pagi di Makoramil 07/Gatak menjelaskan dengan pelatihan ini diharapkan nantinya para Babinsa akan  memperoleh salah satu bekal pengetahuan yang selanjutnya dapat  ditularkan kepada para Gapoktan/Poktan maupun petani yang ada diwilayahnya, jadi sebelum terjun mendampingi petani dilapangan kita harus mampu, sehingga dalam pelaksanaan tugas di lapangan mereka kita dapat menjelaskan kepada para petani dan menjadikan petani kita menuju petani yang modern, agar tujuan program pemerintah tentang swasembada pangan nasional dapat terwujud.  



Sesuai dengan Kesepakatan Bersama (MoU) antara menteri pertanian RI dengan Panglima TNI dalam mendukung Program Pemerintah RI tentang peningkatan swasembada pangan Nasional, seorang Babinsa akan menjadi pendamping dan sekaligus menjadi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).



Disamping sebagai pelatihan kepada para Babinsa, pelaksanaan kegiatan ini juga sebagai sosialisasi kepada para Gapoktan/Poktan maupun petani serta masyarakat sekitarnya dalam rangka mendukung percepatan tanam dan keberadaan Brigade Alsintan dan Tanam yang ada di Kodim 0726/Sukoharjo, tegasnya