@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

FOTO SEJARAH KODIM 0726/SUKOHARJO

Tuesday, August 3, 2021

Tekan lonjakan kasus Covid 19, Aparat Bulu laksanakan Himbauan Prokes dan bagi Sembako

Sukoharjo (03/08/21) Lonjakan kasus covid 19 di wilayah Kabupaten Sukoharjo masih terus diupayakan untuk dikendalikan dan terus ditekan kasusnya. Petugas Gabungan wilayah Kecamatan Bulu yang terdiri dari anggota Koramil 03 Bulu, Polsek dan Satpol PP semakin intensif melaksanakan himbauan Prokes terkait penegakan PPKM Level 4 yang tengah diberlakukan di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Sejak pukul 09.00 wib, aparat gabungan wilayah Kecamatan Bulu sudah mulai melaksanakan patroli keliling di titik-titik keramaian di wilayah Kecamatan Bulu. kegiatan diantaranya melaksanakan Sosialisasi pemberlakuan PPKM Level 4 sesuai dengan Salinan SE Bupati kepada segenap warga yang masih beraktifitas malam.

Selain memberikan himbauan, tampak para petugas juga membagikan Bantuan Sosial berupa bingkisan Sembako kepada para PKL yang tengah mencari rejeki ditengah pandemi covid 19. Pemberian Bansos ini sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami kesusahan akibat terdampak pandemi covid 19.

"Kegiatan ini akan terus kami intensifkan dalam rangka mensukseskan program PPKM Darurat yang tengah diberlakukan, untuk menekan laju lonjakan kasus covid 19 di wilayah Sukoharjo," lanjut Peltu Subiyantoro.

"Kepada warga kami juga menghimbau agar menghentikan mobilitas yang tidak perlu, tidak perlu keluar-keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak," tukas Peltu Subiyantoro.

Dengan berkurangnya mobilitas masyarakat, interaksi akan berkurang, resiko kerumunan semakin kecil, sehingga resiko persebaran covid 19 dapat ditekan secara maksimal. Upaya ini diyakini dapat mengurangi resiko penularan covid-19 terutama dari orang yang terinfeksi kepada orang lain.