@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Friday, October 9, 2020

Dandim Sukoharjo Kawal Pengujuk Rasa Untuk Membubarkan Diri Dengan Tertib


Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan, S.I.P, M.I.Pol
memberikan arahan kepada pengunjuk rasa, Kamis (08/10/20)

Sukoharjo (08/10/2020) - Aksi Mahasiwa dalam penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja juga terjadi di wilayah Kabupaten Sukoharjo pada Kamis (08/10).      Massa yang berjumlah  ribuan dari elemen mahasiswa    dan   elemen  masyarakat yang tergabung  dalam  Solo  Raya Menggugat menggelar aksi demo di Bundaran Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Dalam aksinya massa membawa poster yang berisikan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja, serta melakukan orasi yang menyuarakan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja, pada pukul 17.00 ada salah beberapa pengunjuk rasa yang memasang spanduk di sebuah papan reklame akan tetapi di oleh petugas keamanan di turunkan, ternyata penurunan spanduk itu tidak di kehendaki oleh pengunjuk rasa sehingga memicu aksi pelemparan kepada petugas keamanan, mendapat lemparan dari pengunjuk rasa  petugas keamanan membalas dengan menembakkan gas air mata, sehingga pengunjuk rasa berlarian menghindar.

Menjelang magrib banyak pengunjuk rasa yang tadi berlarian menghindar dari kejaran petugas keamanan tertahan tidak bisa kembali ke lapangan Ngabeyan, melihat hal tersebut Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan, S.I.P, M.I.Pol mengambil inisiatif untuk mengawal pengunjuk rasa yang mayoritas adalah mahasiswa kembali ke lapangan Ngabeyan, dengan berjalan kaki Dandim 0726/Sukoharjo di dampingi oleh Pasi Inteldim 0726/Sukohajo Kapten Inf Tumbal dan beberapa anggota Kodim.  Sesekali berhenti untuk beristirahat dalam kesempatan tersebut dandim memberikan beberapa pengarahan kepada pengunjuk rasa " Adik-adik semua saya mohon karena waktu aksi sudah selesai dan sekarang sudah waktunya Sholat Maghrib, mohon agar segera membubarkan diri, apabila adik-adik tertib tidak anarki aparat juga tidak akan membubarkan paksa" tegas beliau.

Selain itu Dandim juga berjanji akan mengawal sampai dengan tujuan yaitu lapangan Ngabeyan "Apabila adik-adik tidak berani melewati Bundaran Tugu Kartasura, Saya akan mengawal sampai lokasi Adik-adik berkumpul tadi di Lapangan Ngabeyan Kartasura dan saya berharap dalam pengawalan nanti tidak ada yang mendahului Saya dan jangan ada yang terprovokasi, saya jamin lancar sampai ke lokasi lapangan Ngabeyan" Tutur beliau.

Selang beberapa waktu pengunjuk rasa yang kawal Dandim sampai di lapangan Ngabeyan Kartasura, selanjutnya pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib meninggalkan lapangan Ngabeyan.