@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Friday, September 8, 2017

BABINSA RAMIL 05 WERU KHUTBAH JUM'AT DI MASJID JAMI SUKOHARJO

Sukoharjo (08/09/2017) Bertempat di Masjid Jami Kota Sukoharjo Babinsa Koramil 05 Weru Serka Ahmad Badawi berksempatan mengisi Khutbah Sholat Jum'at (08/09) hari ini, sedangkan Serka Ngarekan babinsa Koramil 02 Nguter bertindak sebagai Imam Sholat Jum'at. Babinsa menjadi Khotib dan Imam sholat Jum'at adalah merupakan peran serta dalam upaya meningkatkan ketaqwaan kepada Allah s.w.t selain sebagai bentuk komunikasi sosial dalam rangka pembinaan teritorial.





Dalam khutbahnya Serka Ahmad Badawi menyampaikan 3 point ceramah, yang pertama adalah tentang pentingnya Ukhuwah Islamiyah. Ukhuwah merupakan salah satu ajaran Islam mengenai konsep persaudaraan, dalam ukuwah islamiyah terkandung makna bahwa persaudaraan tersebut dibangun atas dasar prinsip Islam. Sesama umat islam harus bersatu walaupun berbeda mazhab ataupun aliran, semua harus saling menghormati dan menjaga toleransi. Sehingga persatuan dan kesatuan umat Islam tidak terpecah belah dalam perbedaan, saling fitnah, adu domba dan menyakiti sesamanya. Hal ini terlihat jelas pada hadist Rasulullah saw yang diriwayatkan Nu’man bin Basyir ra :
"Engkau lihat orang-orang mu’min dalam saling mengasihi, cinta-mencintai dan beriba hati antara mereka bagaikan (satu) tubuh. Apabila salah satu bagian itu menderita sakit, maka anggota seluruhnya merasakan sakit, sehingga tidak dapat tidur dan merasa demam". (Hadist Shahih riwayat al-Bukhari:5552)

Yang kedua adalah pentingnya menjaga Ukhuwah Insaniah, adalah persaudaraan dan persahabatan sesama manusia. Keberagaman dalam pergaulan sesama manusia adalah hal yang sangat niscaya, baik dalam bentuk hubungan ekonomi, politik, kebudayaan, agama dan lain-lain maka selalu diharapkan hubungan yang terbentuk adalah hubungan yang baik dan saling menguntungkan dalam suasana penuh kedamaian, saling pengertian dan penuh toleransi. Perbedaan antara manusia yang dapat berupa perbedaan suku, bangsa, bahasa, adat istiadat merupakan fitrah dari manusia. hal ini seperti yang difirmankan Allah swt dalam surat al-Hujurat ayat 13 yang berbunyi :

"Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakanmu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikanmu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantaramu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa diantaramu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal".

Yang ketiga adalah pentingnya menjaga Ukhuwah Wathaniah, kata Wathaniah berasal dari kata al-wathan yang berarti tanah air atau kampung halaman. Ukhuwah Wathaniah berarti persaudaraan sesama warga negara dalam stau tanah air dan satu bangsa. Seseorang yang mencintai dan merasa bangga atas tanah airnya merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah swt yang telah menganugerahkan kehidupan baginya di atas tanah airnya tersebut. Segala bentuk perbedaan baik suku, agama maupun bahasa dapat disatukan dengan memperkuat Ukhuwah Wathaniah ini. Menjalin persaudaraan dan mengembangkan sikap saling membantu dalam masyarakat Indonesia turut berkontribusi dalam perwujudan kedamaian dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia.