@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

FOTO SEJARAH KODIM 0726/SUKOHARJO

Friday, August 18, 2017

DOA BERSAMA 171717 KODIM SUKOHARJO BERJALAN SUKSES

Sukoharjo (18/08/2017) Secara serentak pada Kamis tanggal 17 Agustus 2017 pukul 17.00 s.d 18.00 Wib secara bersamaam tiga kegiatan doa bersama bertajuk "Indonesia Lebih Kasih Sayang" digelar di tiga tempat Ibadah yang berbeda. Umat Islam melaksanakan doa bersama di Masjid Jami' Sukoharjo Makodim 0726/Sukoharjo Jln. Mayor Sunaryo Sukoharjo, Umat Kristen melaksanakan doa di Gereja Hati Kudud Yesus Jl. Slamet Riyadi Sukoharjo sedangkan umat Hindhu melaksanakan doa di Pura Birawa Darma Grup 2 Kopassus.











Thema "Indonesia Lebih Kasih Sayang" ini dipilih dalam rangka memperingati HUT Ke 72 Kemederkaan RI tahun 2017 dengan harapan Indonesia semakin berkah, aman, damai, sejahtera dengan para anak bangsa yang religius, toleran, berempati, saling menyayangi dan mengasihi dalam keberagaman dan mengedepankan gotong royong, musyawarah serta kerja sama.

Bertempat di Masjid Jami' Sukoharjo umat Islam tampak memenuhi ruangan masjid khusyu' dan bergemuruh melantunkan ayat-ayat suci Al-qur'an secara bersama-sama yang dipimpin oleh Bpk. Ustad Abdani (Dari Ponpes Al Ukhuwah Sukoharjo) dan di ikuti oleh sekitar 300 orang baik jemaah pria dan wanita, baik dari TNI,PNS,Persit,Polri maupun masyarakat umum.

Hadir dalam acara doa bersama di Masjid Jami' tersebut Bpk. Ustad Abdani (Dari Ponpes Al Ukhuwah Sukoharjo), Mayor Inf Nurul Muthahar SAg (Palakhar Komandan Kodim 0726/Skh), Kompol Ivan Hariad T SH,SIK (Wakapolres Sukoharjo), Perwakilan Perwira Staf dan Danramil se Kodim 0726/Skh, Perwakilan anggota dari masing-masing Koramil dan Persit serta PNS Se Kodim 0726/Skh, Perwakilan anggota Polres Sukoharjo, Warga jamaah Masjid dan pengurus masjid Jami' Sukoharjo maupun masyarakat umum.

Inti sambutan oleh Bpk. Ustad Abdani (Dari Ponpes Al Ukhuwah Sukoharjo) menyampaikan, "Penjajah pada dahulu melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap kaum kita, berkat pahlawan dan pejuang negara kita diberikan kemerdekaan dan kemenangan. Untuk itu dan hendaknya kita harus selalu memelihara kemerdekaan ini, dengan selalu bertaqwa dan beriman kepada Alloh SWT. Selalu bersyukur bahwa dalam kemerdekaan ini bisa kita jaga dengan mengisi dengan baik sebagai warga harus selalu bertaqwa dan beriman. Marilah kita selalu berdoa agar kita smua diberikan keimanan dan ketaqwaan".






Ditempat terpisah di Gereja Hati Kudus Yesus, doa umat kristiani ini dihadiri oleh Pdt Idi Bangun Mulyono M.Msi (Pendeta GKJ Sukoharjo), Kapten Arh Tavip Joko Sukoco (Danramil 10 Mojolaban) beserta istri, Anggota Kodim 0726/Skh beserta istri dan para Jemaat GKJ Sukoharjo yang secara keseluruhan hadir sekitar 150 jemaah. Adapun susunan acara doa tersebut meliputi beberapa sesi yaitu Pembukaan, Sambutan Bp Sri Hardono (Sekretaris Majelis GKJ Sukoharjo), Sambutan dari KSAD dibacakan oleh Kapten Arh Tavip JS, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ibadah Bersama,Menyanyikan Lagu Tanah Air dan Penutup.

Sedangkan di Pura Birawa Darma Grup 2 Kopassus Jl. Jogja-Solo , Pucangan, Kartasura Umat Hindhu melaksanakan doa bersama dalam rangka memperingati HUT ke 72 Republik Indonesia dengan tema Indonesia lebih Kasih sayang diikuti kurang lebih 30 orang dipimpin Pemangku pelaksanaan persembahyangan Pura Birawa Darma Bpk Widodo dari Banjar solo barat. Kegiatan doa berlangsung khidmad di hadiri oleh umat Hindhu baik dari kalangan TNI maupun masyarakat umum.








Hadir dalam kegiatan doa di Pura Birawa Darma tersebut Mayor Lek I Nyoman Arta ( Kasi Engglik Depo 50 Adi Sumarmo ), Mayor Kes I Made Selamet ( Kadukkes Adi Sumarmo ), Kapten Inf Made Chandra (Dantim 2 Yon 22 Grup 2 Kopassus), AKP Ida Bagus ( Kasi Intelkam Polsek Lawean ), AKP Iga Hartini (Kabid Humas Polsek Banjarsari), Bpk Widodo (Pemangku Persembahyangan).

Inti Darma wacana yang disampaikan oleh AKP Ida Bagus ( Kasi Intelkam Polsek Lawean ) mengatakan,"Saya berterima Kasih kepada bapak panglima TNI karena dengan kita doa bersama yang dilaksanakan bersama sama TNI dan Polri makin kuat dan kompak dalam mengabdi pada bangsa dan Negara. Doa bersama ini baik tidak hanya kita laksanakan pada saat kemerdekaan saja tetapi akan kita laksanakan rutin karena ini sangat baik dalam kebersamaan".

Di Tiga tempat rumah ibadah terpisah tersebut juga dibacakan Sambutan Panglima TNI di awal acara, di Masjid Jami' Sukoharjo amanat Panglima TNI dibacakan oleh Palakhar Dandim 0726/Sukoharjo Mayor Inf Nurul Munthahar, S.Ag, di Gereja Hati Kudus Yesus oleh Kapten Arh Tavip Joko Sukoco sedangkan di Pura Birawa Darma dibacakan oleh Mayor Lek I Nyoman Arta. Adapu inti amanat Panglima TNI tersebut memuat beberapa point penting sebagai berikut : a. Memaknai kemerdekaan yang telah kita nikmati bersama selama 72 tahun hingga hari ini. Selayaknyalah kita bersyukur, tidak hanya kita telah dikarunia kemerdekaan, tetapi juga karena kita dilahirkan debagai bangsa patriot petarung dan sekaligus bangsa pemenang. Atas karunia inilah, sekalipun harus dicapai melalui perjuangan darah dan air mata segenap anak bangsa. Kita dapat meraih kemerdekaan melalui perjuangan anak bangsa yang percaya kepada kemampuan sendiri dengan senjata apa adanya. Seraya menggelorakan semangat gotong royong sehingga memunculkan energi sosial yang mengobarkan semangat merdeka atau mati.

b. Energi sosial tersebut bisa muncul karena mobilasi kekuatan umat, santri dan pemuda serta segenap komponen bangsa oleh tokoh agama, ulama, kyai, Habib, Pendeta, Pastor, Pinandita biksu dan tokoh nasionalis. Dilandasi semangat persatuan dan keinginan besar untuk merebut kemerdekaan, para tokoh agama, utamanya para tokoh agama saat itu mampu menjadikan pilihan merdeka atau mati sebagai senjata pamungkas untuk mendobrak belenggu penjajahan dan meraih kemerdekaan. Menjadikan bangsa indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat di tanah air Indonesia.

c. Kalimat atas berkat rahmat Tuhan YME dan dengan didorongkan oleh Keinginan luhur debagai mana tercantum dalam pembukaan UUD 1945 mengandung arti bahwa kemerdekaan Indonesia dicapai berkah rahmat alloh yang maha Kuasa, sehingga kita wajib bersyukur atas nikmat kemerdekaan ini. Kita juga haris ingat bahwa kemederkaan indonesia direbut atas dorongan keinginan luhur segenap bangsa indonesia, diserttai pengorbanan harta jiwa dan raga, para shuhada pahlawan kusuma bangsa. Karenanya kita wajib mendoakan agar Alloh melimpahkan rahmad dan kasih sayangnya kepada para pahlawan kusuma bangsa yang rela berkorban demi ibu pertiwi, berjasa besar dalam meneguhkan kedaulatan negeri.

d. Kita yang hadir disini sebagai generasi penerus penikmat kemerdekaan, marilah kita sama -sama memohon keada alloh yang maha pencerah agar menerangi kita dengan cahaya ilmu dan kearifan agar kita pandai merawat kemerdekaan, diberikan kekuatan untuk trus menjaga NKRI, menjaga pancasila, merawat dan memperkokoh kebhineka tunggal ikaan. Serta mengelorakan tradisi semangat gotong royong.

e. Pada saat yang sama kita juga memmohon agar selalu dianugrahkan kekuatan, kesabaran dan ketekuanan dan kasihsayan dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, berkepribadian, serta adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia. Hari ini Insa'Alloh tidak saja menjadi bagian dari rasa suka cita kita bersama dalam meperingati 72 tahun kemerdekaan negara RI, tetapi yang lebih penting lagi dengan kehadiran kira bersama ditempat ini juga di ribuan tempat diseluruh penjuru tanah air. Kita meneguhkan sikap bersama sekaligus menggelorakan semangat bagi terwujudnya Indonesia yang lebih kasih sayang, melalui doa tulus ikhlas apapun agama yang kita anut, kita bersama memohon ridho Tuhan YME untuk terwujudnya indonesia yang lebih kasih sayang.

f. Sebagai mana Rahmad Tuham yang tiada tara dan mengalir ke smua umatnya. Rahmad, Rahman dan Rahimn, Rahmad yang pengasih dan penyanyang kepada segenap umatnya. Dengan indonesia yang lebih kasih sayang, Indonesia yang saling mengasihi dan menyamyangi dalam keragaman kita smua tentu berdoa smoga keversamaan dan ikatan yang baik ini akan menjadi landasan yang kokoh, sekaligus menggelorakan kembali semngat persatuan dan kesatuan di antara seluruh warga bangsa Indonesi, persatuan kuasa mengabulkan doa kita dan melimpahkan rahmad Hidayah kepada kita dalam melanjutkan pengabdian terbaik, kepada NKRI yang sangat sangat kita cintai bersama..Aamiin. Smoga Indonesia semakin lebih kasih sayang.

Doa bersama aksi 171717 dengan tema Indonesia Lebih Kasih Sayang dalam rangka memperingati HUT Ke 72 Kemederkaan RI tahun 2017 sebagai kebersamaan dan kekompakan antar Lembaga TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan NKRI. Selama kegiatan berlangsung di tiga tempat terpisag tersebut berjalan dalam keadaan aman dan lancar.