@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Sunday, July 31, 2016

ORMAS KEPEMUDAAN DAN KODIM 0726 SUKOHARJO KARYA BAKTI BERSIHKAN TEMPAT IBADAH



Minggu (31/7/2016) Kodim 0726 Sukoharjo mengelar karya bakti tersebar di sejumlah tempat ibadah di Sukoharjo, Karya bakti melibatkan ratusan personil ormas kepemudaan, LDII, MTA, Banser dan Masyarakat. Lokasi karya bakti antara lain Vihara Banaran Gedangan Grogol, Gereja Sabdo mulyo Desa Nabean Kartasura, Pure Giri Widiase Desa Lorog Tawangsari, Gereja Pantekosta  Karanganyar Bugel Polokarto, Gereja Kristen Jawa Desa Blimbing Gatak, Pura Sahara Adhi  Pura Dk. Sonosewu Desa Wirun Mojolaban, Gereja GKG Jawa Desa Nguter Kec. Nguter, Gereja GKJ Jetis Sukoharjo.



Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Taufan Widiantoro S.I.P, dalam pernyataanya mengatakan “ Kami mengajak semua elemen masyarakat di Sukoharjo agar tetap menjalin silaturahim antara umat beragama yang selama ini sudah berjalan dengan baik, berdayakan forum kerukunan umat beragama untuk mengingatkan umatnya agar dapat hidup saling toleransi, saling menghormati dan saling silaturahim agar terbangun sinergisitas yang harmonis. Semua elemen masyarakat, TNI dan Polri agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif. Saya mengingatkan warga masyarakat jangan terprovokasi kerusuhan atau pembakaran beberapa vihara dan kelenteng di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara.." ujarnya. "Bangsa Indonesia dari dulu selalu hidup bersama-sama, jika ada persoalan diselesaikan secara musyawarah," sambungnya.



Ketua Yayasan Vihara Sahara Adhi  Pura Dk. Sonosewu Desa Wirun Mojolaban Edwar Louis Sehur alias Edy warga negara Amerika yang sejak tahun 1970 menjadi Warga negara Indonesia dalam wawancaranya mengatakan Bahwa “Sahara Adhi  Pura dibangun pada 1998 di Solosewu, Wirun, Mojolaban. Meski berbentuk pura, menurutnya, tempat itu adalah tempat universal yang terbuka bagi siapa saja. Universalitas itu ditunjukkan dengan miniatur-miniatur bangunan purba dari berbagai penjuru dunia. Bangunan-bangunan purba itu banyak yang dibangun oleh bangsa yang bukan penganut Hindu. “Sebenarnya dasar semua kepercayaan itu sama. Jadi kami menghormati dengan menempatkan semuanya di sini,” lanjut Edwar Louis Sehur “ Kami sangat senang mendapat bantuan dari Koramil 10 Mojolaban dan masyarakat untuk membersihkan lingkungan pura, hal ini menunjukan adanya perhatian dari aparat TNI dan masyarakat kepada kami dan kami sangat senang, hubungan dan komunikasi yang baik ini mudah - mudahan dapat terus terjalin dengan baik dan Bapak Siswanto (Babinsa Desa Wirun) malam hari sering kontrol, pernah kita punya masalah lima menit saya telepon dia langsung datang itu sangat luar biasa sekali perhatian TNI “ tegasnya.

Di Sashasra Adhi Pura, bukan hanya piramida yang bisa kita jumpai, namun juga 50 buah miniatur bangunan kuno yang aslinya tersebar di seluruh dunia. Di bagian depan ada miniatur Candi Borobudur. Sedangkan di bagian dalam berdiri piramida Chicen Itza yang aslinya ada di Yucatan, Meksiko. Ada pula miniatur Stonehenge dari Inggris, kuil Mnajdra di Pulau Malta, Piramida Agung Mesir, Serpent Mound di Ohio, AS, lukisan batu dari Tassisi Najjer, Axum Eturgin di Afrika dan puluhan bangunan lainnya.