@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Monday, May 30, 2016

PEMUDA PANCASILA WASPADAI KEBANGKITAN KOMUNISE



Sabtu (28/5/2016) Bertempat di di lapangan parkir taman wisata alam Batu Seribu Ds. Gentan Kec. Bulu Kab. Sukoharjo, Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Taufan Widiantoro, S.I.P memberikan materi wawasan kebangsaan kepada 73 orang peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pratama Mahatidana Pemuda Pancasila Angkatan ke VI Komando Inti (Koti) Mahatidana Tahun 2016  yang terdiri dari kader-kader Pemuda Pancasila di tiap-tiap Kecamatan se Kab. Sukoharjo.
Dandim 0726/Sukoharjo dalam materinya menyampaikan peran Pemuda dalam menghadapi kebangkitan PKI gaya baru "Tugas Pemuda Pancasila adalah menjaga NKRI dan menjadikan Pancasila sebagai dasar Negara, Saat ini komunisme yang telah mati di negeri ini dapat sedikit demi sedikit bangun kembali, bangkitnya Komunisme mengancam kedaulatan NKRI. Oleh karena itu Kita semua harus waspada, TNI bersama Pemuda Pancasila dan seluruh komponen bangsa siap menghadapi dan menghancurkan PKI ”. tegasnya. Dandim juga mengingatkan bahwa komunis sebagai sebuah ideologi tidak akan pernah padam. "Komunis akan bermetamorfosa menjadi bentuk baru, gerakannya makin sulit dikenali dan menyusup ke berbagai lini tanpa disadari. Sebagai generasi penerus, kita harus pahami peristiwa 30 September yang dikenal pemberontakan 30S/PKI merupakan fakta sejarah yang tak terbantahkan pemberontakan kelompok berideologi komunis terhadap pemerintah dan negara," jelasnya. Untuk menghindari ideologi komunis kembali berkembang di Indonesia, masyarakat diajak untuk berpegangan pada 4 pilar kebangsaan. Hal tersebut agar faham tersebut tidak dapat mempengaruhi dan berdampak yang tidak baik bagi bangsa dan negara. Pemahaman melalui empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Keempatnya harus dipelihara. Pemuda Pancasila harus berperan aktif dengan memperkokoh persatuan dan kesatuan di kalangan masyarakat, keberadaan ormas Pemuda Pancasila menjadi sangat penting untuk diberikan bekal yang meliputi Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional dan Kesadaran Bela Negara tegasnya.
Ketua Pemuda Pancasila Cabang Sukoharjo Nursiti SH mengatakan Selama 2 hari kedepan para peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pratama Mahatidana Pemuda Pancasila akan diberi berbagai materi semua itu tidak lain hanya untuk membentuk kepribadian yang berkarakter, pemuda yang mempunyai jiwa gotong royong dan rela berkorban, pemuda yang berdisiplin, bermoral luhur, berwawasan luas dan memiliki wawasan intelektual yang tinggi. Dengan upaya peningkatan kualitas kader Pemuda Pacasila melalui Pendidikan dan Latihan ini diharapkan para Kader dapat menghadapi kondisi jaman yang semakin menantang, sehingga nantinya akan dalam diri setiap kader akan tumbuh jiwa militansi yang teguh dan jiwa nasionalisme yang tinggi dalam keikutsertaannya membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menjaga Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara kita, tegasnya.