@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Friday, February 5, 2016

BABINSA KODIM 0726/SUKOHARJO BERLATIH ALSINTAN TRAKTOR RODA EMPAT



Jum’at (05/02)  Dalam rangka mendukung program pemerintah RI tentang peningkatan swasembada pangan Nasional, Babinsa Jajaran Kodim 0726/Sukoharjo mendapat pelatihan cara mengoperasionalkan Alsintan Traktor Roda 4 yang dipimpin langsung oleh Letda Wandiman dan diawasi langsung oleh Pasi Ops Kodim 0726/Sukoharjo dengan mendatangkan tehnisi dari PT Bina Pertiwi (tehnisi dari PT. Kubuta) Semarang.


Dalam pelatihan yang dilaksanakan di lahan pertanian Kel. Gayam, Kec. Sukoharjo, Babinsa mendapatkan penjelasan secara rinci dari Tehinsi PT Bina Pertiwi (tehnisi dari PT. Kubota) Semarang Sdr. Yuli Purwanto dan Sdr. Ikhsan Fauzi tentang kegunaan dan fungsi tombol maupun tuas yang ada dalam alsintan Traktor roda 4 serta cara mengoperasionalkan termasuk didalamnya tentang cara pengisian bahan bakar dan Oli.

Setelah menjelaskan dalam bentuk teori Sdr. Ikhsan Fauzi juga mengoperasionalkan dan terjun ke lahan pertanian untuk mempraktekan Alsintan tersebut, namun baru jalan beberapa meter dari jalan kondisi traktor sudah tidak dapat bergerak lagi (Mblesek) karena lahan persawahan yang terlalu gembur dan dalam.
   
Melihat kejadian tersebut, Letda Wandiman sebagai koordintor memerintahkan para Babinsa yang sedang mengikuti pelatihan akhirnya dikerahkan untuk mendorong traktor tersebut naik kejalan, alhasil dengan kekompakkan dan kerjasama yang baik, traktor tersebut dapat dinaikkan kembali ke jalan.

Dengan kejadian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa kondisi tanah diwilayah tersebut tidak sesuai apabila pengolahan lahan sawah menggunakan alsintan jenis traktor roda 4 (Empat) karena kondisi tanah yang sangat gembur dan terlalu dalam, sehingga pelatihan penggunaan traktor roda 4 (Empat) dihentikan untuk sementara dan dilanjutkan pada waktu yang lain, tukas Kapten Inf Suroso Pasi Ops Kodim 0726/Sukoharjo.