@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Monday, February 1, 2016

BABINSA KEL. COMBONGAN AJAK PETANI GROPYOK TIKUS



Senin  (01/02/16).   Karena banyaknya serangan Hama Padi (Tikus) yang dapat menimbulkan gagal panen, Babinsa Kel. Combongan  Pelda Sularno yang didukung oleh anggota TNI lainnya mengajak Gapoktan, poktan dan petani serta masyarakat sekitar untuk melaksanakan gropyokan Tikus.  Pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu (31/01) di area persawahan Kp. Brumbung Kel. Combongan Kec. Sukoharjo Kab. Sukoharjo juga dihadiri oleh Petugas Penyuluh lapangan (PPL) Pertanian serta masyarakat di sekitar kampung  tersebut.

Perburuan hama padi berjenis tikus dipimpin oleh Babinsa Kel. Combongan dan ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur Bp. Supomo dan  Kelompok Tani (Poktan) serta melibatkan anggota TNI dari Koramil 01/Sukoharjo Kodim 0726/Sukoharjo.
Babinsa Kel. Combongan Pelda Sularno dalam keterangannya menyampaikan keprihatinannya atas apa yang sedang dirasakan oleh petani di wilayah binaan kami terhadap serangan hama tikus.  Ini kalau dibiarkan akan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit oleh petani bahkan bisa sampai gagal panen (Puso).   Kami sebagai Babinsa  bertugas sebagai pendamping dan sekaligus sebagai penyuluh pertanian,  itu sesuai dengan Nota Kesepakatan Bersama (MoU) antara Kepala Dinas Pertanian Kab. Sukoharjo dengan Kodim 0726/Sukoharjo tentang Peningkatan Produksi Tanaman Pangan di Kab. Sukoharjo dalam rangka mendukung Program Swasembada Pangan Nasional yang meliputi kerjasama dalam bidang perencanaan, penyiapan lahan areal tanam, bimbingan, penyuluhan dan pelatihan, serta penyediaan kebutuhan sarana dan prasarana produksi.  Ini kami lakukan untuk meringankan kesulitan para petani dan demi terwujudnya peningkatan hasil pertanian dalam mendukung Swasembada pangan Nasional yang telah dicanangkan Presiden RI beberapa waktu lalu, tegasnya.
Gropyokan tikus dilaksanakan dengan sistem penggalian lubang, pengairan dan pengemposan secara tradisional yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan PPL untuk dapatnya mengajukan bantuan tambahan obat (Belerang) maupun alat untuk pengemposan dari dinas Pertanian Kab. Sukoharjo.
Sebagai pejabat PPL Pertanian Kel. Combongan Ibu Marni mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama yang baik dari TNI, bersama kelompok tani dan warga masyarakat, sehingga dalam pelaksanaan gropyokan tikus ini mendapatkan hasil yang maksimal.  Ratusan ekor tikus telah dapat  dimusnahkan dalam aksi tersebut, sehingga hama tikus dapat berkurang sedikit demi sedikit.  Dan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara terus menerus  agar pada waktu panen dapat mencapai hasil yang maksimal serta selain hama tikus juga perlu diwaspadai adanya hama tanaman padi yang lain, agar para petani memperoleh panen yang lebih baik sesuai yang diharapkan, imbuhnya.