@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

FOTO SEJARAH KODIM 0726/SUKOHARJO

Sunday, September 26, 2021

Ring Balk mengering, pekerjaaan RTLH milik bapak Upik dilanjutkan pemsangan Rangka Atap

Sukoharjo (26/09/21) Hasil pengecoran Ring Balk di RTLH milik Bapak Upik Nugroho, salah satu lokasi sasaran fisik TMMD Reguler ke 112 Kodim 0726/Sukoharjo di desa Majasto sudah rampng dan mengering cukup kuat.

Hari ini, Minggu (26/09) anggota Satgas TMMD dibantu warga setempat mulai melaksanakan langsiran dan menyiapkan material-material rangkaian rangka atap yang telah dikerjakan dan disiapkan beberapa hari yang lalu.

"Kita langsir dulu mendekat ke lokasi, karena akan segera kita pasang, pengerjaan material rangka atap ini juga telah kita kerjakan sejak beberapa hari yang lalu, kuda-kuda, gording, kaso dan reng telah siap," kata Babinsa Serda Yulianto.

Idealnya pemasangan Rangka atap adalah setelah cor ring balok benar-benar kering dan kuat, karena Ring balk adalah struktur bangunan yang terletak di atas dinding dan menjadi tumpuan atau dudukan dari rangka atap.

"Meski berjibaku dengan cuaca yang cukup panas, tidak mengurangi semangat anggota Satgas TMMD 112 kodim 0726 dan warga untuk segera memasang kuda-kuda serta usuk, agar RTLH milik bapak Upik ini segera selesai, mengingat selain cuaca panas, musim hijan nampaknya juga segera tiba," ucap Babinsa.

Lebih lanjut, Serda Yuli mengatakan, sudah menjadi tradisi di desa, bahwa setiap ada pemasangan kayu usuk atau membongkar rumah dilakukan secara bergotong royong oleh warga sekitar.