@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Monday, January 28, 2019

BABINSA DAMPINGI KADISPERTAN SUKOHARJO LAKSANAKAN GERAKAN TANAMAN REFUGIA DI PERSAWAHAN

Sukoharjo (28/01/19) Bertempat di areal persawahan desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo pada hari Minggu (27/01) pukul 07.00 wib Ibu Ir Nety Harjiyanti Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo didampingi Babinsa Koramil 11 Polokato wilayah desa Pranan Sertu Giyadi melaksanakan gerakan penanaman bunga refugia di sepanjang jalan areal persawahan tersebut.


Tanaman refugia ini jika sudah tumbuh secara alamai akan digunakan sebagai mikrohabitat tempat perlindungan, sumber pakan atau sebagai sumberdaya lain bagi musuh alami hama seperti predator dan parasitoid. Serangga musuh alami hama tanaman maupun hama tanaman itu sendiri secara naluri menyenangi tanaman yang mengeluarkan nectar. Bau nectar akan menarik serangga musuh alami maupun hama tanaman sehingga pada tanaman yang mengeluarkan nectar akan berkumpul serangga musuh alami maupun hama tanaman yang berakibat serangga musuh alami tersebut memakan hama tanaman. Pada proses rantai makanan ini maka terjadi pengendalian hama tanaman secara alamiah sehingga terjadi keseimbangan lingkungan.






Kegiatan juga dihadiri Kepala desa Pranan Drs Sarjanto,Peraangkat desa Pranan dan RT/ RW sedesa Pranan, POPT dan PPL Kecamatan Polokarto 5 orang, para ibu-ibu PKK desa Pranan, Karang Taruna se desa Pranan sekitar 235 orang dan para petani se desa pranan sekitar 330 orang.