@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Wednesday, December 19, 2018

PEMDA SUKOHARJO GELAR UPACARA HARI BELA NEGARA KE 70 TAHUN 2018

Sukoharjo (19/12/18) Hari Bela Negara diperingati sejak tahun 2006, melalui Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2006 ditandangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat itu. Hari Bela Negara diperingati setiap tanggal 19 Desember, sehingga peringatan ke 70 tahun 2018 ini adalah peringatan yang ke-12 yang di gelar di halaman Setda Pemda Sukoharjo, Rabu (19/12) pukul 08.00 wib s-d 08.45 wib.


Mengapa tanggal 19 Desember yang dipilih? Hal ini tak lain mengacu pada peristiwa sejarah yang terjadi pada 19 Desember 1948 silam, yaitu berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi, Sumatera Barat. Dimana pada waktu itu Belanda melancarkan Agresi Militer II dan mengumumkan tidak adanya lagi Negara Indonesia.



Setelah Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda, Presiden Soekarno akhirnya memberikan mandat penuh kepada Syafrudin Prawiranegara untuk menjalankan pemerintahan dengan membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Wakil Bupati Sukoharjo H.Purwadi SE MM bertindak selaku Inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara wilayah Kabupaten Sukoharjo. Anies bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara dimulai dengan mengheningkan cipta, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Bela Negara, lalu dibacakan amanat bela negara dari Presiden RI Joko Widodo.

Mengutip amanat yang dibacakan Wakil Bupati, bahwa Hari Bela Negara ini dicanangkan untuk menghormati dan mengajak semua warga negara untuk membela negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggung jawabnya bela negara, tidak bisa hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata, tapi harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesi.

Hari Bela Negara diperingati setiap 19 Desember untuk memperingati deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia oleh Sjafruddin Prawiranegara di Sumatera Barat pada 19 Desember 1948. Bertindak sebagai Komanda Upacara Kapten Arm Gunarjo, tampak hadir dalam kegiatan ini para pejabat Forkopimda Sukoharjo atau yang mewakili, para Danramil jajaran Kodim 0726/Sukoharjo, para Kapolsek, Pejabat teras Kab. Sukoharjo, Pimpinan Parpol, Ormas dan Tokoh Masyarakat Kab. Sukoharjo, LVRI / PEPABRI Kab. Sukoharjo dan para Tamu Undangan.