@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Thursday, March 23, 2017

BABINSA SIASATI TUGAS DIDALAM TUGASNYA


Kamis (23/03/2017)  Peran Babinsa sebagai aparat teritorial dan sebagai ujung tombak satuan di wilayah sangat menentukan keberhasilan Satuan Komando Teritorial dalam membina wilayahnyaSeorang Babinsa harus pandai-pandai mensiasati dan mencari peluang bagaimana dapat membina dan memantau perkembangan sosial di wilayahnya. Berbagai macam cara untuk dapat dekat dengan masyarakat selalu diharapkan seorang Babinsa. 



Dalam setiap tugasnya seorang Babinsa sering berbenturan dengan tugas yang selalu dibebankan, terkadang dalam pelaksanaannya sehari-hari, sudah dapat perintah tugas, namun masih juga dituntut tugasnya dalam membina desanya.   Hal ini seorang Babinsa dituntut untuk selalu jeli dalam melihat kesempatan maupun peluang.
Kesempatan yang demikianlah yang dimanfaatkan oleh Serma Slamet Haryadi (Babinsa Ramil 11 Polokarto), anggota babinsa tersebut tergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke 98 tahun 2017 yang dilaksanakan di Ds. Tegalsari Kec. Weru, namun dalam membina wilayah beliau masih menyempatkan diri untuk bersendau gurau dengan petani ds.Tegalsari di sela-sela istirahatnya dalam pelaksanaan pembangunan talud di lokasi TMMD.
Dalam obrolannya salah satu petani Ds. Tegalsari Bp. Hardi memohon penjelasan tentang kehadiran TNI di lahan persawahan mereka.
Koq bapak-bapak TNI sakniki asring wonten sabin, meniko kados pundi?...” katanya dalam logat jawanya (Koq Bapak-bapak TNI sekarang sering ke Sawah itu bagaimana)

Dengan pertanyaan tersebut Serma Slamet Haryadi menjelaskan bahwa TNI khususnya TNI – AD sekarang sudah ada (MOU) atau nota kesepahaman dengan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian yang membidangi masalah pertanian untuk meningkatkan swasembada pangan dalam rangka mempertahankan ketahanan Pangan di Indonesia, maka TNI ikut membantu dalam bidang pertanian.  Dan perlu diketahui bapak-bapak bahwa babinsa bukan sebagai tenaga ahli dalam bidang pertanian akan tetapi sebagai pendamping dalam pertanianmisalkan ada kelangkaan pupuk TNI bekerja sama dengan instansi terkait lainnya mencari solusinyayang nantinya diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian, dengan demikian kesejahteraan petani akan meningkat, jelasnya.