@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Saturday, February 11, 2017

KODIM 0726/SUKOHARJO BAHU MEMBAHU BERSIHKAN PUING-PUING GEREJA AMBRUK





Jumat (10/02/2017) Kodim 0726 Sukoharjo bersama Polres Sukoharjo dan segenap masyarakat melaksanakan kerja bhakti secara bahu membahu, bergotong royong  membersihkan puing - puing reruntuhan gereja GJKI (Gereja Jemaat Kristus Indonesia) yang berusia 20 tahun di Dukuh Kopen RT. 01, Rw. 07 Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo yang ambruk diakibatkan guyuran hujan dan kondisi bangunan yang sudah tua.


Akibat dari ambruknya gereja GJKI yang rata dengan tanah dan tidak bisa dipergunakan aktivitas keagamaan, kegiatan keagamaan dipindahkan ke rumah jamaat yang dekat dengan lokasi gereja, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Bapak Dalyono salah satu pengurus gereja GJKI dalam penyampaiannya ”Bahwa bangunan gereja ini sudah berusia sekitar 20 tahunan  dan belum pernah dipugar. kayu penopang dan struktur plafon banyak yang sudah lapuk karena kena rembesan air hujan sehingga tidak kuat menahan, karena seringnya hujan dan curah hujan yang terjadi sekarang ini  sangat tinggi hingga mengakibatkan struktur kayu yang sudah tua gak mampu, gak kuat hingga terjadi ambruk, dan untuk sementara, kegiatan keagamaan akan dialihkan ke rumah salah satu jemaat yang tidak jauh dari lokasi gereja. kendati demikian, pihaknya akan mengurus perizinan ke kantor kecamatan setempat agar tidak menimbulkan sesuatu yang tak diinginkan.”

Camat Kartasura, Suyatman yang turut dalam kegiatan kerja bhakti juga menyampaikan "Memang kita minta agar melalui prosedur yang berlaku, harus meminta izin dari lingkungan agar tidak sampai menimbulkan masalah di kemudian hari dan kami akan memberikan ijin sesuai dengan penggunaannya."