@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Thursday, December 22, 2016

KODIM 0726 SUKOHARJO PERINGATI HARI IBU TAHUN 2016

Kamis (22/12/16). Kodim 0726/Sukoharjo memperintai Hari Ibu ke 88 tahun 2016 dengan melaksanakan Upacara dilapangan Makodim 0726/Sukoharjo dengan Komandan Upacara Kapten Inf Marsio dan sebagai Inspektur Upacara Letkol Inf Taufan Widiantoro, S.I.P Komandan Kodim 0726/Sukoharjo dengan peserta upacara seluruh anggota Kodim 0726/Sukoharjo, baik Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Kodim 0726/Sukoharjo. Upacara tersebut juga diikuti oleh satuan Minvetcad Sukoharjo.


Dalam upacara tersebut Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Taufan Widiantoro, S.I.P membacakan amanat Menteri Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia Ibu Yohana Yembise yang isinya antara lain bahwa peringatan hari ibu diselenggarakan pada setiap tahun untuk mengenang dan menghargai kaum perempuan Indonesia yang telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Pemerintah juga menerbitkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia dengan Nomor 316 tahun 1959 yang menetapkan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu sekaligus Hari Nasional bukan hari libur. Peringatan hari ibu diharapkan dapat mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama generasi penerus bangsa. Dengan mempertimbangkan kondisi dan isu-isu prioritas saat ini, PHI ke 88 tahun 2016 ini menganggkat tema “Kesetaraan laki-laki dengan perempuan untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan”. Kekerasan terhadap perempuan dan perdagangan orang merupakan korban terbesar yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan harus segera dituntaskan, mengingat bahwa anak adalah tunas muda harapan bangsa yang kelak akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa Indonesia dimasa mendatang.