@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Tuesday, May 8, 2012

KUNJUNGAN IBU-IBU KEMHAN DI PT SRITEX

Rombongan Ibu-ibu dari Kementerian Pertahanan  (Kemhan) melaksanakan kunjungan Wisata budaya ke PT Sritex di Sukoharjo pada hari Selasa (08/05/2012).
Rombongan yang terdiri dari Ibu Sri Murniati Purnomo ( penasehat DWP Kemhan), Ibu Etty Sudiyati Sjafrie Sjamsoedin (Ketua DWP Kemhan) dan Ibu Widjati Harsasi Eris Heryanto (Wakil ketua DWP Kemhan) beserta 34 orang pengurus dan pendamping tiba di PT Sritex pada pukul 08.30 mengunakan 2 buah bus wisata. Rombongan di terima  Presiden Direktur  PT Sritex Bpk Iwan Setiawan Lukminto beserta Istri di dampingi Ketua  Persit KCK Cabang XV Makorem Koorcab Rem 074 PD IV/Dip Ny. Ahmad Supriyadi dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVII Kodim 0726 Sukoharjo Ny Arlin Jimmy Ramoz Manalu,
Dalam kegiatannya rombongan menyaksikan tayangan video fropil tentang PT Sritex sejak awal berdiri hingga sekarang beserta kegiatannya, sebagai industry textile terbesar di Asia Tenggara PT Sritex Secara umum saat ini memproduksi kebutuhan peralatan dan perlengkapan nonalutsista untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagian besar sudah dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri. Karena produk yang dihasilkan  PT Sritex telah mampu bersaing dengan produk dari luar negeri Bahkan sebagian produk perlengkapan perorangan lapangan (seperti pakaian militer, ransum sepatu, ransel, tenda) sudah dapat diekspor ke negara sahabat, Kondisi ini harus dapat dipertahankan dan ditingkatkan sehingga pada akhirnya nanti kebutuhan peralatan dan perlengkapan nonalutsista bagi TNI dapat dipenuhi oleh industri nasional (dalam negeri),
Kemudian setelah beramah tamah  rombongan melanjutkan kegiatannya melihat produksi pakaian di garmen 2 dan garmen 1 serta sowroom untuk berbelanja.