Babinsa Koramil 08 Baki sambangi SDN 1 Gentan, Sosialisasikan Biopori dan Penghijauan lingkungan untuk mencega Banjir.

Sukoharjo (31/01/23) Musim penghujan seperti sekarang sering terjadi masalah banjir di lingkungan kita, hal ini tentunya akan mengganggu aktifitas dan terbuangnya waktu yang seharusnya tidak perlu.

Untuk mengatasi hal ini dibutuhkan solusi minimal untuk memperkecil resiko banjir di lingkungan diantaranya dengan dibuanya resapan air berupa biopori. Kebutuhan resapan air tanah sangat membantu kecepatan terserapnya air hujan kedalam tanah, sehingga mencegah timbulnya banjir.

Namun problem saat ini dengan adanya betonisasi, pavingisasi dan pengaspalan dimana-mana, ditambah dengan lonjakan jumlah hunian masyarakat maka berpengaruh dengan berkurangnya resapan air tanah. Sehingga kekhawatiran adanya banjir di musim penghujan selalu menghantui warga khususnya warga yang tinggal di daerah perkotaan juga di pedesaan sekalipun.

Menyikap hal demikian Babinsa Koramil 08 Baki wilayah desa Gentan Sertu Wisnu Prihanto melaksanakan Kegiatan Komsos dengan Guru dan murid SDN Gentan 1 sekaligus memberikan penyuluhan dan sosialisasi pencegahan dampak negatif (banjir dan longsor) lingkungan sekitar di musim penghujan dengan Penanaman pohon di sekitar lingkungan sekolah serta pembuatan Biopori untuk rsapan air di halaman dan lingkungan sekolah, Senin (30/01/23).

Gerakan sosialisasi Bipori sudah sejak lama dipopulerkan oleh segenap prajurit Kodim 0726/Sukoharjo di beberapa wilayah binaan masing-masing beberapa tahun yang lalu dan saat ini digiatkan kembali.

Lubang biopori sendiri adalah sebuah lubang silindris yang dibuat masuk ke dalam tanah secara vertikal, sebagai metode resapan air yang tujuannya untuk mengurangi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.

"Pada dasarnya satu manfaat yang paling utama dari diciptakannya lubang biopori adalah sebagai media penyerapan air. Biopori mampu meningkatkan daya serap tanah terhadap air sehingga resiko terjadinya penggenangan air atau banjir dalam skala besar tidak terjadi," ungka Sertu Wisnu Prihanto.



Dikatan bahwa selain itu untuk mengurangi risiko terjadinya genangan air, air yang tersimpan dalam lubang biopori ini dalam menjaga kelembapan tanah bahkan ketika masa musim kemarau. Selain itu biopori ini juga mampu membuat tanah lebih sehat. Ia dapat meningkatkan aktifitas organisme dan mikroorganisme tanah.

"Tentunya hal-hal positif seperti ini mejadi masukan dan ilmu yang berharga bagi para murid dan para pengajar di SDN 1 Gentan, Kami sangat berterima kasih sekali diingatkan tentang cara menangani lingkungan untuk pencegahan bencana oleh Babinsa, diharapkan para murid kami semakin mengerti tentang bagaimana jcara mencintai lingkungannya," ungkap bapak Sugimin.

Dalam kegiatan ini Bapak Sugimin,S.Pd Kasek SDN Gentan 1 dan para Guru Wali Kelas mengucapkan banyak terima pkasih atas kedatangan Babinsa mensosialisasikan Biori dan penanaman pohon kepada siswa-siswi SDN Gentan 1 Kec. Baki, Kab. Sukoharjo ini.