@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

FOTO SEJARAH KODIM 0726/SUKOHARJO

Monday, January 23, 2023

Anggota Koramil 11 Polokarto bantu Poktan Rukun Makmur laksanakan Gropyokan tikus

Sukoharjo (23/01/23) Bertempat di Persawahan Dk Kancu, Ds Godog, Kec. Polokarto, Kabupaten Sukoharjo para Babinsa Koramil 11 Polokarto bersama warga masyarakat melaksanakan gropyokan tikus bersama dengan para anggota Kelompok Tani Rukun Makmur dan warga desa Godog, Minggu (22/01/23)

Kegiatan ini dalam rangka mengeliminasi populasi Hama Tikus di persawahan Ds Godog. Danramil 11 Polokarto Kapten Inf Mustamim disela-sela kegiatan meminta petani para agar rajin melakukan gerakan gropyokan tikus untuk memberantasan hewan pengerat yang bisa merusak ketahanan pangan.

Dengan kehadiran bapak-bapak Babinsa dan Bhabinkamtibmas ini tentunya akan dapat memberikan semangat para petani, dengan adanya kegiatan tersebut telah berhasil menangkap sebanyak ratusan ekor. Dengan kerjasama antara TNI dan Petani serta masyarakat di sekitarnya diharapkan dapat mengurangi bahkan membasmi serangan hama tikus yang ada diwilayahnya.

Tanaman padi yang dirusak dan dimakan tikus belum mengancam tanaman bakal puso. Dengan metode penggropyokan penggalian, pengemposan/pengasapan serta pengairan pada lubang tikus merupakan metode yang paling efektif dan murah serta hasilnya dapat memuaskan meskipun memakan tenaga yang sangat besar dibandingkan dengan metode memakai obat atau perangkap.