@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

FOTO SEJARAH KODIM 0726/SUKOHARJO

Sunday, August 8, 2021

PPKM Level 4 Masih diperpanjang, warga Polokarto diminta disiplin melaksanakan 5M

Sukoharjo (08/08/21) Guna mencegah penyebaran Covid – 19 semakin melonjak tajam, Koramil 11/Polokarto bersama Satgas Covid-19 Kec. Polokarto melaksanakan himbauan 5M di wilayah Kec. Polokarto, terkait dengan pemberlakuan PPKM Level 4 di wilayah Kabupaten Sukoharjo.
Bati Tuud Koramil 11/Polokarto Peltu Supardi menyampaikan disamping melaksanakan patroli wilayah juga melaksanakan himbauan 5M terhadap warga yang tidak pakai masker dengan sasaran tempat-tempat keramaian dan warga yang berkerumun yang sedang melakukan aktifitas rutin sehari-hari.

"Kegiatan ini akan terus kami intensifkan dalam rangka mensukseskan program PPKM Level 4 yang tengah diberlakukan, untuk menekan laju lonjakan kasus covid 19 di wilayah Sukoharjo," lanjut Peltu Supardi.

Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pendisiplinan tentang protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas), serta membagikan masker gratis kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker serta melaksanakan pemasangan pamflet SE Bupati Sukoharjo tetang PPKM Darurat.

"Kepada warga kami juga menghimbau agar menghentikan mobilitas yang tidak perlu, tidak perlu keluar-keluar rumah apalagi di malam hari jika tidak ada keperluan yang mendesak," tukas Bati Tuud Koramil 11 Polokarto tersebut.

Dengan berkurangnya mobilitas masyarakat, interaksi akan berkurang, resiko kerumunan semakin kecil, sehingga resiko persebaran covid 19 dapat ditekan secara maksimal. Upaya ini diyakini dapat mengurangi resiko penularan covid-19 terutama dari orang yang terinfeksi kepada orang lain.