@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Tuesday, April 30, 2019

BABINSA DAMPINGI PETANI GUNAKAN RICE TRANSPLANTER DI DESA SAPEN, MOJOLABAN, SUKOHARJO


Sukoharjo (30/04/19) Untuk mensukseskan program ketahanan pangan pemerintah di wilayah teritorial Kodim 0726/Sukoharjo sejak lama Babinsa mendapatkan tugas pendampingan kepada petani untuk langsung terjun ke sawah, guna membantu kegiatan petani demi bersinergi dengan program Pemerintah Pusat demi tercapainya ketahanan pangan secara menyeluruh.

Di beberapa tempat di wilayah Sukoharjo, Babinsa sebagai ujung tombak Kodim bersinergi bersama petugas penyuluh lapangan (PPL) melakukan penanaman padi dengan menggunakan mesin tanam padi "Rice Transplanter". Ini merupakan bukti kepedulian TNI khususnya Jajaran Kodim 0726/Sukoharjo untuk membantu petani memperoleh hasil yang maksimal dikaitkan dengan tuntutan kemajuan teknologi di bidang pertanian.

Tampak hari itu, Senin (29/04) Babinsa ds. Sapen Serda Samsul bersama Gapoktan desa Sapen melaksanakan pendampingan penanaman padi dengan mengunakan mesin Tranplanster. Pada kesempatan tersebut, Babinsa yang rajin berkeliling sawah di wilayah binaannya tersebut sedang melaksanakan pendampingan dan penegecekan penanaman padi di lahan milik bapak Nardi warga desa Sapen yang memiliki luas lahan 3000 meter.

"Secara tradisional warga masayarakat masih menggunakan sistem "tandur" secara manual dalam melaksanakan penanaman padi, penggunaan transplanter ini merupakan sosialisasi penanaman secara modern, lebih cepat dan praktis perlu terus dipopulerkan kepada para petani", kata Serda Samsul.