@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Friday, March 8, 2019

Satgas TMMD Reg Ke 104 Kodim 0726/Sukoharjo Bangun Pos Kamling



Sukoharjo(08/03/2019) Satgas TMMD Reguler ke 104 Wilayah Kodim 0726/Sukoharjo bersama masyarakat membangun Pos Kamling di Desa Celep Kecamatann Nguter Kabuapaten Sukoharjo. Pembangunan Pos Kamling di desa tersebut dimaksudkan agar tercipta situasi dan kondisi wilayah yang aman khususnya di wilayah Desa Celep Kecamatan Nguter.

Kepala Desa Celep Surono, SE. mengatakan pembangunan Pos Kamling oleh Satgas TMMD Reguler ke-104 di desanya merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat karena selama ini masih ada beberapa dusun di desa itu belum memiliki pos Kamling.“Di sini ada 8 dusun sedangkan pos Kamlingnya baru ada di lima dusun lainnya,” ungkap Surono SE, Kepada desa Celep.

Menurut Kepala desa, dengan adanya Pos Kamling yang dibangun di Dukuh Celep Rt. 03/Rw. 03 akan sangat berguna bagi 
masyarakat terutamanya dalam menjaga ketertiban dan keamanan sehingga setiap aktifitas di malam hari dapat terpantau.

Selain itu kehadiran Pos Kamling di setiap dusun dapat menjadi tempat bersilaturahmi dan tempat bertukar pikiran bagi warga dusun.“Pos Siskamling dapat juga dijadikan sebagai tempat kumpul-kumpul ataupun bermusyawarah untuk membahas pembangunan di masing-masing dusun,” ungkapnya lagi.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Serka Suwardi salah satu personel Satgas TMMD yang mengatakan bahwa target dalam pengerjaan Pos Kamling tersebut dua minggu.“Pembagian personel TNI diatur semaksimal mungkindan melibatkan masyarakat dusun setempat” ujar Serka Suwardi.

Demikian secara langsung sebenarnya anggota TNI menggugah kembali budaya gotong-royong dalam kehidupan di masyarakat agar selalu dijaga dan diterapkan dalam membangun desa maupun saling membantu dalam ketertiban dan keamanan di Desa Celep.