@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Tuesday, September 4, 2018

DIHADAPAN MAHASISWA BARU POLTEKES BHAKTI MULIA, KASDIM HIMBAU WASPADAI PROXY WAR

Sukoharjo (04/09/18) Pada hari Senin (03/09) pukul 09.30 sd 10.40 Wib bertempat di Aula Lantai 2 Poltekkes Bhakti Mulia Dukuh Ngepeng Kelurahan Sidorejo kecamatan Bendosari Kabupaten Sukoharjo, Kasdim 0726/Sukoharjo Mayor Inf Isnaini mengisi materi Wawasan Kebangsaan pada kegiatan PKKMB 2018 (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia Program Study D3 Kesehatan.


Diikuti lebih kurang 150 orang, diantaranya hadir Ir. Muhammad Yunus Ariyanto M.M (Ketua yayasan Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo), Mayor Inf Muhammad Isnaini (Kasdim 0726/Sukoharjo) sebagai pemateri, dr. Sri Dayaningsih M.M (Direktur Poltekkes Bhakti Mulia) serta para mahasiswa Baru Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo.



Mayor Inf Muhammad Isnaini Kasdim 0726/Sukoharjo dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Wawasan kebangsaan lahir ketika bangsa Indonesia berjuang membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan, seperti penjajahan oleh Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang. Perjuangan bangsa Indonesia yang waktu itu masih bersifat lokal ternyata tidak membawa hasil, karena belum adanya persatuan dan kesatuan, sedangkan di sisi lain kaum colonial terus menggunakan politik “devide et impera” atau politik adu domba.Kendati demikian, catatan sejarah perlawanan para pahlawan itu telah membuktikan kepada kita tentang semangat perjuangan bangsa Indonesia yang tidak pernah padam dalam usaha mengusir penjajah dari Nusantara.

Kita semua juga perlu mewaspadai akan bahaya Proxy war melalui adu domba dalam meperebutkan suatu daerah yang akan menjadi daerah kekuasaannya, selain itu ancaman nyata lainnya yang akan kita hadapi bersama ini adalah bahaya penyalah gunaan Narkoba yang sekarang sudah merajalela dikalangan generasi muda baik pelajar maupun mahasiswa juga merupakan bagian dari proxy war yang terus berlangsung.

Kepada para para mahasiswa Baru Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo KAsdim berpesan, bahwa berbakti kepada Negara dan Bangsa bisa kita lakukan dengan jalan berbuat dan berperilaku yang baik dan bagi adik-adik pelajar atau mahasiswa bisa dengan jalan menempuh pendidikan dan juga raih prestasi yang sebaik-baiknya di dalam bangku perkuliahan. Di akhir materinya KAsdim mengajak agar kita bersama satukan langkah dan tujuan untuk menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai bersama.