@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Saturday, December 16, 2017

BAINSA HADIRI PENYULUHAN GERMAS & BNN DI TANGKISAN

Sukoharjo (16/12/17) Sertu Sri Setiawan Babinsa Koramil 04 Tawangsari Kodim 0726/Sukoharjo wilayah desa Tangkisan pada hari Jum'at (15/12) antara pukul 19.30 WIB s.d selesai, bertempat di balai desa Tangkisan melaksanakan  penyuluhan dari Germas (gerakan masyarakat sehat) dan BNN kabupaten Sukoharjo.Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka menyikapi perkembangan peredaran dan penyalahgunaan penggunaan Narkoba di daerah Kabupaten Sukoharjo.



Peredaran dan penyalahgunaan penggunaan Narkoba di tengah masyarakat kian marak, menyikapi hal ini BNN Sukoharjo bergerak aktif ke tengah-tengah masyarakat senatiasa melaksanakan penyuluhan demi penyuluhan untuk menyelamatkan generasi muda dari jebakan Narkoba yang merusak sendi-sendi kehidupan generasi muda.

Hadir dalam acara kegiatan ini Bpk Haryono (sekdes) beserta perangkat desa Tangkisan, Ibu Sri Utami dari Dinas kesehatan kabupaten Sukoharjo, bapak Agus Wijanarko dari BNN, Sertu Sri Setiawan (Babinsa), Aiptu Sri Widodo (babinkamtibmas), para ketua RT/RW sedesa Tangkisan, Karang Taruna Desa Tangkisan.

Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih dari 60 orang, "Peran masyarakat hingga lingkup terkecil yaitu peran ayah dan ibu masing-masing diharapkan aktif mengingatkan dan turut mengawasai gerak-gerik putra-putrinya, kami hanya sebatas menghimbau dan mengingatkan tentang bahaya Narkoba", pungkas bapak Agus Wijanarko dari BNN.