@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Wednesday, October 4, 2017

DANRAMIL HADIRI SEMINAR KEBANGSAAN IAIN SURAKARTA

Sukoharjo (04/10/17) Kapten Chb Marsiyo mewakili Dandim 0726/Sukoharjo pada hari rabu 4 Oktober 2017 pukul 10.00 s/d 11.45 WIB bertempat di Gedung Graha IAIN Surakarta alamat Jl. Pandawa, Pucangan Kartasura Kab. Sukoharjo menghadiri Seminar Kebangsaan Bangga IAIN Surakarta bangga Jawa Tengah dengan Tema "Membangun Literasi Ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jawa Tengah".



Kegiatan Seminar Kebangsaan ini menghadirkan nara Sumber Gubernur Jawa Tengah H.Ganjar Pranowo. SH, M.IP Dan Rektor IAIN Surakarta Dr. H. Mudofir Sag. Mpd diikuti oleh sekitar 1500 orang.

Acara ini dihadiri dalam acara H Ganjar Pranowo,SH.M.IP (Gubernur Jateng), Dr.H.Mudofir,S.Ag.M.Pd (Rektor IAIN Surakarta), Prof Usman Abubakar (Ketua senat IAIN Surakarta), Dr. Abdul Matin Bin Salman (Wakil Rektor 3 IAIN Surakarta), Kapten CHB Marsiyo (Danramil 06 Kartasura) mewakili Dandim, Kapten Inf Imade Candra (Dantim 2 Yon 22 Grup 2 Kopassus Mewakili Dan Grup 2 Kopassus), IPDA Hartoyo (Kanit Sabhara Polres Sukoharjo), Sertu Hery Budi S (Babinsa Desa Pucangan). Mahasiswa fakultas Ekonomi Syariah Islam IAIN Surakarta.


Pada kesempatan itu Gubernur Jawa Tengah mengajak kepada mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta untuk memperkuat penelitian bidang ekonomi untuk membangun kesejahteraan warga Jawa Tengah. Indonesia sebagai negara berkembang, maka budaya literasi terhadap ekonomi harus terus dikejar, untuk memunculkan berbagai potensi ekonomi di masyarakat. Ekonomi di Jawa Tenggah pada triwulan pertama 2017 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mengalami pertumbuhan mencapai 5,20 persen year on year. "Ini lebih tinggi dibandingkan PDRB nasional yang pertumbuhannya hanya 5,01 persen year on year, " pungkas Gubernur Ganjar.