@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Tuesday, July 24, 2018

PANEN RAYA LAHAN DEMPLOT DESA JAGAN, BUPATI SERAHKAN BANTUAN ALSINTAN

Sukoharjo (24/07/18) Dilokasi Demplot ( Demontrasi Ploting Areal Pertanian ) Ketahanan pangan Kodim 0726/ Sukoharjo, pada hari Selasa (24/07) pukul 09.00 - 11.30 Dukuh Sugoreja Desan Jagan Kec. Bendosari Kab. Sukoharjo dilaksanakan panen padi, tanam padi, panen ikan serta penyerahan simbolis bantuan alat mesin pertanian dengan pendampingan Kodim 0726/ Sukoharjo untuk mewujudkan kedaulatan pangan oleh Bupati Sukoharjo.


Pada lahan demplot Ir. Heri Sunarto,ST ini ditanami padi varietas Pandan Wangi. Produktifitas padi dapat mencapai 92,16 kuintal perhektare gabah kering panen (GKP) atau 79,27 kuintal perhektare gabah kering giling (GKG). Atau lebih tinggi 7,3 kuintal perhektare dibandingkan rata-rata produktifitas padi di Kabupaten Sukoharjo saat ini. Untuk budidaya ikan kolam terpal bundar dengan penebran 2.000 ekor lele menghasilkan produksi sebanyak 8.800 kilogram per siklus atau 26.400 kilogram per tahun. Budidaya ikan nila konsumsi menggunakan kolam permanen persegi dengan kapsitas 125 ekor per kolam menghasilkan produksi ikan nila sebanyak 2.250 kilogram per siklus.







Kegiatan dihadiri sekitar 1000 orang undangan hadir diantaranya Wardoyo Wijaya S.H. MH ( Bupati Sukoharjo ) Bersama Ibu Etty Suryani, Nurjayanto SP Ketua DPRD Kab. Sukoharjo ), Letkol Inf. Chandra Ariyadi Prakosa, S.IP, M.Tr(Han) ( Dandim 0726/Skh), Akbp Iwan Saktiadi S.I.K M.H. M.Si ( Kapolres Sukoharjo ), Bambang Marwoto S.H (Kajari Kab. Sukoharjo ), Joko Widodo S.H mewakili Ketua Pengadilan Sukoharjo, Gunawan ( Kakesbangpolinmas ), Hasni S.H ( Asisten I sekda Kab. Sukoharjo ), Drs. Agus Santosa ( Sekda Sukoharjo), Paulina ( Camat Bendosari ), Seluruh Kepala Desa / Lurah Se-Kecamatan Bendosari, Ir. Dyah Relawati ( Kabid pertanian Sukoharjo ), Heri Prihananto ( Kabid Sarana dan prasarana pertanian Sukoharjo ), Sudibyo S.Sos ( Kades Desa Jagan ), Fathoni S.P ( penyuluh pertanian Desa Jagan Kec. Bendosari ) dan Ir. Heri Sunarto,ST ( pengelola Demplot )

Bupati bersama Muspida pukul 09.00 tiba di lokasi Dempot ketahanan pangan Kodim 0726/ Skh langsung menuju lokasi tanam padi jenis Pandan Wangi, selesai tanam padi Bupati menuju kelokasi Panen Padi dan langsung mengendarai Traktor di dampingi Dandim dan Kapolres Sukoharjo kemudian dilanjutkan Panen ikan.

Dalam sambutannya Sudibyo Kepala desa Jagan Kec. Bendosari mengatakan bahwa sebelumnya di daerah jagan ini termasuk lahannpertanian yang ekstrem sulit untuk ditanami tetapi atas inovasi bapak Ir. Heri Sunarto Sehingga daerah jagan sekarang bisa berproduksi pertanian untuk contoh daerah lainya. Luas tanah di daerah Jagan kurang lebih seluas sekitar 367 ha sebagian warga bekerja sebagai petani dan sebagian kerja di luar daerah. Dengan suksesnya progaram Demplot ini sangat menginspirasi warga yang lain daerah untuk giat mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Sedangkan Ir. Nety Harjanti kapala Dinas Pertanian Sukoharjo mengatakan bahwa dasar pelaksanaan acara ini adalah dokumen pelaksanaan anggaran Dispertan 2018 tentang kegiatan dan pengembangan peningkatan pertanian, Disposisi Bupati Sukoharjo untuk mendukung program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional serta penyerahan secara simbolis bantuan alat mesin pertanian dengan pendampingan kodim 0726/ Sukoharjo.

" Tujuan acara ini untuk meningkatkan hasil pertanian juga untuk menambah lahan pertanian sehingga menciptakan kesejahteraan masyarakat dengan menggunakan sumur dalam sebagai sumber air pertanian", tukasnya.

Komandan Kodim 0726/ Sukoharjo dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Sukoharjo, Dinas Pertanian, para petani dan Petro kimia Gresik sehingga acara panen padi, panen ikan dan juga penanaman padi dan penyerahan bantuan mesin pertanian kepada para petani bisa berjalan sukses dan membuahkan hasil yang maximal dan membanggakan.

"Demplot ini seluas 1 ha dan bisa mrnghasilkann 9,2 Ton Gabah Kering ini sudah panen yang ke empat kalinya bisa membantu peningkatan ketersediaan pangan nasional dan kemanunggalan TNI dengan Rakyat", kata Dandim.





"Kodim telah melakukan observasi dan seleksi lahan pertanian sehingga sehingga mengerucut pada milik petani Ir. Heri Sunarto Selajutnya bekerja sama dengan sistem perpaduan pangan dari limbah ayam untuk pupuk padi dan juga dari limbah ikan yang menghasilkan padi yang berkwalitas dan membanggakan,"lanjutnya.

"Dengan inovasi di tanah pertanian yang ekstrem ini yang biasanya hanya bisa panen 1 atau 2 kali setahun tetapi sekarang sudah bisa panen maximal 4 kali panen dalam setahun. Semoga Demplot ini bisa meningkatkan ketahanan pangan nasional sesuai program pemerinta saat ini", pungkas Dandim.

Rombongan Muspida menuju mimbar kehormatan di mulainya acara tanam padi, panen padi dan panen ikan serta penyerahan secara simbolis bantuan alat mesin pertanian dari Direktorat Jenderal Prasaranan dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Repubik Indonesia. Bantuan berupa 10 transplanter, 30 traktor roda dua, 25 unit pompa air dan 50 unit hand sprayer elektrik dengan pendampingan Kodim 0726/ Sukoharjo.



Dalam kesempatan ini Bupati Sukoharjo dalam sambutannya mengatakan bahwa acara di Demplot ini adalah Tanam padi, panen padi dan panen ikan serta penyerahan secara simbolis bantuan alat mesin pertanian dengan pendampingan Kodim 0726/ Sukoharjo untuk mewujudkan Kedaulatan Pangan nasional. Alat alat pemberian Menteri Puan Maharani yang berwujud peralatan mesin pertanian jangan sampai di jual tetapi di rawat agar tetap siap untuk bekerja kembali untuk peningkatan produksi dan ketahanan pangan nasional.