@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Monday, July 23, 2018

KAPTEN INF SUROSO HADIRI PAMITAN HAJI BAPAK JOKO NUGROHO

Sukoharjo (23/07/18) Pada hari Minggu tanggal 22 Juli 2018 pukul 09.00 s.d 11.30 WIB bertempat di rumah Bapak Joko Nugroho Anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo, Dukuh Jamur Rt 03/Rw 08 Desa Trangsan Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo telah berlangsung kegiatan Pamitan berangkat Menunaikan Ibadah Haji Bapak Joko Nugroho beserta Istri yang dihadiri kurang lebih 1300 orang.


Hadir dalam kegiatan antara lain bapak Joko Nugroho (Anggota DPRD Kab. Sukoharjo), Kapten Inf Suroso (Danramil 07/Gatak), AKP Yuliyanto S.H (Kapolsek Gatak), Dra Sumi Rahayu M.Hum (Camat Gatak), bapak Sriyana (Kepala Desa Trangsan) dan para tamu undangan lainnya.



Dalam Tausiyahnya Kyai Haji Muhammad Ali dari Kota Surakarta menyampaikan bahwa Ibadah haji adalah wajib bagi umat yang diberi kemampuan . Adanya beberapa kemampuan yang dimiliki seorang muslim di antaranya adalah Ada mampu kesehatan, Mampu ilmunya, mampu hartabendanya, dalam hal ini adalah mampu segala-galanya.


Maka dalam menunaikan ibadah ini adalah wajib bagi yang mampu dan apabila tidak mampu sebagian maka jangan di tinggalkan kemampuan yang lainya, Karena persiapan yang lain akan membawa persiapan yang kemudian. Contohnya adalah Niat untuk menjalankan ibadah haji dan ini mampu di lakukan oleh seorang muslim dan yang lainya itu akan mengikuti niat tersebut. Maka haram hukumnya bila seorang muslim untuk meninggalkan niat untuk melaksanakan ibadah Haji tersebut karena Haji adalah rukun Islam. Maka jangan berkecil hati untuk dapat melakukan ibadah haji di kemudian hari. Asal kita punya niat maka Allah akan nenunjukan jalan untuk sampai ke Tanah suci mekah al mukarromah .

Ibadah haji adalah perjalanan syafar yang tidak sama dengan perjalanan syafar lainya dan karena di sana kita akan bersama dengan orang orang muslim sedunia di rumah Allah juga Ibadah haji butuh mental yang kuat dan keimanan yang kuat dan tidak kalah kuatnya adalah ilmu yang harus dimiliki. Karena untuk melakukan ibadah Haji ada rukun rukun yang harus di penuhi dan tempatnya hanya di mekah dan madinah selain itu waktunya juga sudah di tentukan. Lain halnya dengan sholat yang bisa dilakukan di mana saja dan waktunya kapan saja. Pada saat melakukan ibadah haji jangan segan-segan untuk menanyakan kepada pembimbing Haji untuk melaksanakan rukun rukun haji tersebut, Sehingga dapat meluruskan ibadah haji tersebut sesuai dengan syarat dan rukun rukun haji.