@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Thursday, February 8, 2018

DANDIM 0726/SUKOHARJO BERIKAN MATERI WASBANG KEPADA PERANGKAT DESA BARU

Sukoharjo (08/02/18) Bertempat di Tawangmangu Kabupaten Karanganyar Pemda Sukoharjo melaksanakan Pelatihan Awal Masa Tugas bagi perangkat desa hasil pengisian Tahun 2017 se Kabupaten Sukoharjo yang pelaksanaannya dimulai pada tanggal 5 s.d 11 Februari 2018. Pelatihan awal masa tugas bagi perangkat desa ini sangat penting dan strategis untuk membuka cakrawala betapa penting peningkatan kualitas sumber daya manusia.




Dalam kegiatan ini Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa,S.IP, M.Tr (Han) pada hari Selasa (06/02) berkesempatan hadir dan memberikan materi Wawasan Kebangsaan kepada seluruh peserta pelatihan. Dihadapkan pada situasi dan kondisi saat ini aparatur pemerintah harus memiliki pemahaman wawasan kebangsaan yang baik, diharapkan kesadaran dan komitmen aparatur pemerintah untuk bekerja dengan sepenuh hati, jiwa dan raga bagi kelanjutan eksistensi bangsa dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat,serta menyelesaikan tantangan-tantangan yang dihadapi bangsa baik pada saat ini maupun pada masa mendatang.




Kondisi masyarakat Indonesia yang bersifat majemuk/ heterogen, terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, sangat rawan terpelah belah, saling bermusuhan bahkan dikhawatirkan dapat menimbulkan disintegrasi terhadap persatuan dan kesatuan bangsa, apabila semangat kebangsaan tidak terus dipupuk, dan dibina dengan baik. Untuk itu, aparatur pemerintah diharapkan dapat benar-benar memahami dan menindaklanjuti arti dan makna wawasan kebangsaan, dengan menjadi contoh dan panutan bagi kehidupan yang harmonis ditengah-tengah masyarakat dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah NKRI.

Kondisi itu dapat menjadi ancaman terhadap eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, aparatur pemerintah diharapkan mampu membangkitkan kembali rasa cinta tanah air kepada warganya. Memudarnya wawasan kebangsa an mengganggu eksistensi NKRI. Untuk itu, nilai-nilai kebangsaan perlu terus ditumbuhkan untuk mengimplementasikan Pancasila dan mengembangkan kesadaran Bhineka Tunggal Ika serta komitmen tetap tegak dan utuhnya NKRI di tengah suasana dinamika perubahan.