@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
KODIM 0726/SUKOHARJO - WINNING HEARTS & MINDS ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

FOTO SEJARAH KODIM 0726/SUKOHARJO

Thursday, November 30, 2017

RAMAI-RAMAI PERBAIKI TANGGUL SUNGAI LONGSOR DI POLOKARTO

Sukoharjo (30/11/17) Setelah diguyur hujan sehari semalam pada hari Selasa (28/11) Tanggul Kali Samin yang melewati dukuh Pronojayan, desa Pranan mengalami longsor. Sebagai aparat kewilayahan Anggota Koramil 11 Polokarto segera tanggap, bersama dengan masyarakat, anggota Polsek dan anggota dinas PBS ramai-rami melaksanakan perbaikan tanggul longsor tersebut pada hari ini Kamis (30/11/17) pukul 07.30 s.d 11.30 WIB.





Kegiatan Karya Bhakti ini dihadiri masyarakat desa Pranan jumlah 250 orang, Anggota Koramil 11 Polokarto 12 orang, anggota Polsek Polokarto 12 orang dan dari Dinas PBS 15 orang. Perbaikan tanggul longsor ini adalah upaya awal agar tidak semakin melebar yang dapat megakibatkan tanggul menjadi jebol. Kekhawatiran ini disebabkan intensitas curah hujan di wilayah Sukoharjo dan wilayah tetangga belum mengalami tanda-tanda penurunan intensitas. Jika tidak segara diperbaiki kondisi tanggul longsor akan semakin tergerus air hujan.




Karya Bhakti perbaikan tanggul longsor ini diinisiasi oleh Koramil 11 polokarto yang senantiasa tanggap mengamati perkembangan wilayahnya di musim penghujan ini, terutama di sepanjang sabuk biru (aliran sungai) dan wilayah-wilayah langganan banjir. Longsor tanggul ini diakibatkan karena sungai Samin tidak mampu menampung debit air yang tidak tersalurkan ke bengawan solo sebagai mana mestinya, dikarenakan bengawan solo debit airnya meluap.

Perbaikan menggunakan material turapan yang terbuat dari sesek bambu kemudian diisi dengan tanah didalam karung. Pekerjaan ini dilaksanakan di sepanjang tanggul kali yang mengalami longsor sepanjang kira-kira 7 meter.