@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Tuesday, December 1, 2015

SARASEHAN WAWASAN KEBANGSAAN KEPADA MASYARAKAT KEC. NGUTER DAN BULU



Senin (30/11)   Bertempat di Pendopo Balai Desa Gupit Kec. Nguter, Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Kab. Sukoharjo menyelenggarakan Sarasehan bersama para Kepala Desa, RT, RW, Toda, Toga, Tomas dan masyarakat se Kec. Nguter dan Kec. Bulu dengan menghadirkan nara sumber dari DPRD Kab.  Sukoharjo, Kodim 0726/Sukoharjo dan Polres Sukoharjo.   
Kegiatan sarasehan dipandu langsung Kepala Kesbangpollinmas Bp. Gunawan Wibisono sebagai moderator dan dalam pembukaannya menyampaikan kepada seluruh peserta sarasehan agar memperhatikan dan mengambil hikmah apa yang akan disampaikan oleh ketiga narasumber dan selanjutnya dapat ditularkan kepada masyarakat/warga di wilayahnya.

Ketua DPRD Kab. Sukoharjo Bp. Nurjayanto menyampaikan tentang inti dari wawasan kebangsaan ini adalah kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa khususnya dalam menghadapi Pilkada serentak.  Mari kita songsong Pilkada ini dengan baik, dengan tetap menjaga kondusifitas wilayah.

Kapolres Sukoharjo Bp. AKBP Andi Rifai, S.I.K, MH. dalam sarasehan menyampaikan 4 hal yang meliputi tentang bahaya Narkoba, keselamatan berlalulintas, mengantisipasi berkembangnya paham radikal ISIS dan antisipasi terjadinya konflik komunal dalam proses Pilkada serentak.

Masalah Narkoba menjadi permasalahan yang sangat serius, untuk itu kita harus dapat mengantisipasi bahaya Narkoba khususnya dalam mengawasi anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa ini, jangan sampai anak-anak kita terjerumus dalam pengaruh narkoba.   
Kecelakaan lalulintas sangat berdampak pada bertambahnya angka kemiskinan di negri ini, karena rata-rata yang menjadi korban kecelakaan lalulintas merupakan usia produktif.   untuk mengurangi korban kecelakaan lalulintas itu tergantung bagaimana kita memahami arti keselamatan bagi diri kita maupun keluarga kita saat berlalulintas, jadikan keselamatan berlalulintas adalah kebutuhan.
Dalam menghadapi paham radikal ISIS, kapolres menghimbau kepada seluruh peserta sarasehan agar dalam menghadapi paham ini, para tokoh masyarakat harus tetap waspada terhadap perkembangan/gejala-gejala yang ada  di lingkungannya, dan ini tidak dapat dilakukan oleh aparat keamanan sendiri, kalau tidak ada  peran aktif dari tokoh-tokoh masyarakat di wilayah yang nota bene mempunyai hak untuk hidup tenang.
Menghadapi  proses pilkada serentak, baik menjelang maupun pelaksanaan serta pasca pemungutan suara, banyak pihak ketiga yang akan memanfaatkan situasi ini, mereka menebar isu-isu yang akan menimbulkan terjadi konflik.  Untuk itu selesaikan apabila terjadi  permasalahan-permasalahan  yang dapat memicu akan terjadinya konflik dengan akal sehat, kepala dingin dan hindarkan emosi, laporkan kepada Babinsa, Babinkamtibmas maupun kepala desanya dan tokoh masyarakat.
Sementara itu Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Riyanto, S.I.P menyampaikan Bangsa Indonesia dalam menghadapi Proxy War.   Indonesia sebagai salah satu negara ekuator yang memiliki potensi vegetasi sepanjang tahun akan menjadi arena persaingan kepentingan nasional berbagai negara.  Untuk itu diperlukan langkah antisipasi dan persiapan yang matang agar bangsa Indonesia mampu menjamin tetap tegaknya keutuhan dan kedaulatan NKRI.  Indikasi adanya proxy war di Indonesia di antaranya gerakan separatis, demonstrasi massa, sistem regulasi yang merugikan, peredaran narkoba, dan bentrok antar kelompok.  
Untuk itu kita sebagai tokoh dan ditokohkan dalam masyarakat ini harus dapat mengawasi dan membimbing para anak-anak kita, para pemuda kita,  mereka harus dibekali dirinya dengan ilmu, keahlian, dan keterampilan sesuai bidangnya, agar dapat berwawasan luas dan berpengalaman.  Kita harus berperan aktif dalam  memperkokoh persatuan dan kesatuan di kalangan masyarakat, keberadaan para tokoh masyarakat sangat penting dalam memberikan bekal kepada generasi penerus kita, diluar ilmu yang mereka peroleh di bangku sekolahnya yang meliputi Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional dan Kesadaran Bela Negara, sehingga dalam dirinya akan terbentuk generasi yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan yang akhirnya dia akan mampu melawan dan menghancurkan proxy war di Indonesia.








Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu