@ignielat (@) https://4.bp.blogspot.com/-ie52Oh_wT-s/WHHi75UACjI/AAAAAAAAEYE/PnOATooq-Y4v_HVhR_AakM0G2d699uWIwCLcB/s1600/ignielcom.png https://cards-dev.twitter.com/validator 144 x 144 px4096 x 4096 px5MB
.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Friday, November 27, 2015

KOLONEL INF BAMBANG S, KUNJUNGI GAPOKTAN DS. DALANGAN KEC. TAWANGSARI SUKOHARJO




Kamis, (26/11). Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Riyanto, S.I.P. mendampingi Kolonel Inf Bambang S dari Mabesad Posko Upsus dalam kunjungannya ke Ds. Dalangan Kec. Tawangsari Kab. Sukoharjo.

Dalam kunjunganya Kolonel Inf Bambang S, langsung menuju lokasi pembibitan padi di Rumah Kompos UPJA Bagyo Mulyo di Ds. Dalangan Kec. Tawangsari Kab. Sukoharjo untuk meninjau secara langsung pembibitan padi dan sekaligus meninjau ternak sapi.  Kolonel Inf Bambang S juga meninjau tempat pembuatan media sebagai tempat pembibitan padi dan meninjau lokasi sawah.  

Pembibitan padi dengan menggunakan media ini dengan yang ditebar banyak perbedaan antara lain usia tanam lebih pendek sekitar 12 sampai 15 hari sudah bisa tanam, tetapi kalau yang benih yang ditebar langsung disawah waktunya lebih lama yaitu sekitar 23 sampai dengan 30 hari baru bisa di tanam, kemudian lebih cepat hidup karena akar-akar padi tidak mengalami layu tetapi untuk benih yang dari tebaran disawah akan mengalami layu terlebih dahulu baru sekitar 7 hari mulai nampak tumbuh, tukas ketua kelompok tani Ds. Dalangan yang tidak mau disebutkan identitasnya.

Komandan Kodim 0726/Sukoharjo juga menjelaskan bahwa banyak perbedaan antara menanam padi manual dengan menanam padi menggunakan alat modern, irit biaya dan hasilnya tidak mengecewakan.