WAKIL BUPATI SUKOHARJO MENUTUP TMMD

Wakil Bupati Sukoharjo Drs Haryanto MM menutup TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2012 di lapangan sepak bola Ds. Ngombakan Kec. Polokarto Kab. Sukoharjo  pada hari Selasa (12/6/2012), hadir dalam acara tersebut Muspida Kab. Sukoharjo, Para Kepala Dinas/Instansi se-Kab. Sukoharjo, Muspika Kec. Polokarto dan tokoh masyarakat.


Pelaksanaan TMMD tersebut di mulai pada tanggal 23 Mei s/d 12 Juni 2012  dengan sasaran Pembuatan jalan makadam sepanjang 1.100 meter dengan lebar 2,5 meter, Pemugaran masjid  1 buah, pemugaran rumah sehat 10 buah, pembuatan gorong-gorong 2 buah, pembuatan jamban keluarga 3 buah, pemugaran pos kamling 1 buah, pembuatan MCK 1 buah. Disamping itu masih ada kegiatan non fisik berupa penyuluhan PPBN, Kamtibmas dan narkoba, sosialisasi anatomi teroris, pertanahan, pertanian, kewirausahaan, pelayanan KB dan kesehatan, ketrampilan PKK, pemutaran film dan pasar murah.
Sumber dana TMMD Sengkuyung Tahap I ini dari APBD I Rp 118.000.000 dan APBD II Rp 11.000.000, swadaya masyarakat 20.000.000 . Warga masyarakat   tampak terlihat di sekitar lapangan untuk menyaksikan upacara penutupan TMMD dengan penuh antusias, peserta upacara yang terdiri dari Grup 2 Kopassus, Brigif 6/Kostrad, Kodim 0726/Sukoharjo, Lanud Adi Sumarmo, Brimob, Dalmas Polres Sukoharjo, Linmas, PNS, PGRI, Satgas Parpol, Ormas dan Pelajar tingkat SLTA
Amanat Gubernur Jawa tengah Bibit Waluyo Dalam   amanatnya  menyampaikan antara lain  : Saya berharap kegiatan TMMD ini bisa di tingkatkan dan di laksanakan terus menerus karena sejalan dengan konsep pemerintah, saya berharap kemanunggalan TNI - Rakyat tetap terpelihara, lebih lanjut beliau mengatakan bahwa TMMD adalah sarana yang baik untuk merajuk kebersamaan oleh karena itu diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan dan kemanunggalan antara TNI Rakyat, gunakan dan manfaatkan serta pelihara sarana yang telah ada sehingga akan lebih tahan lama. 
TMMD juga merupakan wahana memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, mengatasi kesulitan yang terjadi di daerah serta percepatan pembangunan desa dalam upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui kegiatan fisik terutama pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana fasilitas umum lain yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah, akan meningkatkan roda perekonomian daerah. Sedangkan sasaran non fisik diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat desa guna meningkatkan kualitas masyarakat desa, meningkatkan kualitas hidup dalam membangun daerahnya sendiri menuju kehidupan sosial yang lebih maju, sejahtera dan mandiri.
Keberhasilan yang diperoleh tidak lepas dari peran serta secara aktif  segenap komponen masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan aparat pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya diwilayah masing-masing. Kerjasama yang telah terjalin baik ini agar dipertahankan dan ditingkatkan lagi guna lebih mematapkan  kemanuggalan TNI dengan rakyat, baik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat maupun untuk kepentingan pertahanan negara, jelas Gubernur Jawa Tengah dalam amanatnya.
Pelaksanaan TMMD di harapkan dapat berhasil dan berdaya guna bagi peningkatan dan perbaikan kehidupan sosial masyarakat daerah. Program TMMD adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, Kementrian/Lembaga pemerintah dan masyarakat yang di laksanakan secara terpadu dan berkesinambungan dalam upaya membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah. Proses perencanaan TMMD selalu di awali dengan melibatkan berbagai Instansi dan masyarakat, serta di susun melalui sistem “ Bottom-Up Planning” sehingga dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah. Selain itu kehadiran TNI tidak sertamerta membangun desa. Tetapi juga sebagai sumber inspirasi bagi masyarakat dan TNI sendiri dalam meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial yang persuasif kepada seluruh lapisan masyarakat. Selain itu TMMD merupakan sarana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, membantu mewujudkan aspirasi dan kepentingan masyarakat  guna meningkatkan kesejahteraan dan kwalitas sumber daya masyarakat, TMMD juga sebagai sarana deteksi dini dan wadah untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta semangat Bela Negara.
Sejalan dengan tema yang di usung pada TMMD Ke 88 kali ini yaitu “ Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa, kita tingkatkan sinergitas kegiatan dan kerjasama antara TNI, Polri, Lembaga Kementrian/Lembaga Pemerintah non Kementrian, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat untuk mewujudkan percepatan pembangunan di pedesaan menuju masyarakat yang damai dan sejahtera”
Di samping upacara penutupan TMMD juga di lakukan peresmian jalan macadam oleh Ibu Ny Haryanto  Wakil Bupati Sukoharjo dan peninjauan hasil proyek TMMD.